By viko on
Rabu, 30 Januari 2013

Laki-laki tidak menangis di hadapan wanitanya
Bukan karena tidak cinta
Jika ia ikut menangis
Siapa yang akan mengusap air mata?
Laki-laki juga bisa menangis
Jika tidak pada hatinya,
Maka pada dinding-dinding kamar
Bersama sunyi yang menempati malam
Ditambah sedikit dingin agar sakitnya terasa perih
Dalam diamnya berteriak
Ooo... Bunda malam, selimuti aku
Matikan lampu itu dan bawa udara ke hidungku
Agar aku bernafas dan panas merambat hatiku
Bukankah...
Read more
By viko on
Minggu, 20 Januari 2013

Science benar-benar
luar biasa. Benar-benar luas. Semakin tinggi mengenyam pendidikan, semakin
sadar kalau banyak sekali yang belum kuketahui di dunia ini. Mungkin inlah yang
dimaksud oleh Rasulullah ; “tuntutlah ilmu dari ayunan sampai ke liang lahat.”
Juga pernah
diucapkan oleh Aristoteles: “satu hal yang saya ketahui pasti adalah bahwa saya
tidak tahu apa-apa”.
Satu hal yang
tidak boleh salah dimegerti adalah adalah kenapa kita mau melanjutkan
pendidikan...
Read more
By viko on
Minggu, 20 Januari 2013

Berdoa adalah sebuah kebutuhan. Berdoa
bukan karena mengharapkan hajat terkabul atau tercapainya cita-cita. Karena
jika demikian halnya, di saat Allah menunda pengijabahan doa tersebut, kita
akan dengan mudahnya berburuk sangka kepada Allah. Tentu saja berdoa itu adalah
perintah Allah, dan begitu banyak doa yang diajarkanNya demi memohon berbagai
hal dalam kebaikan. Berdoalah, tetapi berdoalah sebab merasa butuh kepadaNya
sebab yakin, dialah yang Maha kaya, yang...
Read more
By viko on
Minggu, 13 Januari 2013

Kamu adalah bulir-bulir embun pagi
Bening diterpa matahari
Daun-daun hijau senang bermain denganmu
Ketika engkau turun, bumipun bahagia
Sang Surya boleh saja perkasa di siang hari
Tapi awan itulah dirimu
Dan aku senang di naungannya
Senja itu memang merah
Menggiring hitam tuan malam
Tapi aku tegap di tepi lautan
Karena kamu, angin bertiup lembut
Biarkan saja malam
Dia raja di luar sana
Di sini di dalam mimpi
Ada ratu yang tersenyum padaku
Kamu
viko...
Read more
By viko on
Kamis, 03 Januari 2013

Orang minang itu kalau sudah
dewasa pergi merantau karena:
“Karatau madang di hulu
Babuah babungo balun
Marantau bujang dahulu
Di rumah paguno balun”
Kalau sudah di perantauan:
“Di ma bumi dipijak, di sinan langik dijunjuang
Di rantiang dipatah, disinan aia disauak”
Dalam bergaul:
“Mangecek barandah-randah
Musuah indak dicari
Batamu pantang diilakkan
Bakilek ikan dalam aia, jaleh sakali jantan
batinonyo.”
Dalam bertindak tanduk dan
menghadapi...
Read more
By viko on
Selasa, 01 Januari 2013

Bangganya jadi
orang minang itu, karena yang satu ini. Kulinernya terkenal di mana-mana, kalau
di Indonesia, restoran Padang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Bahkan
sampai ke Eropapun, kita tetap bisa menemukan restoran dengan kuliner Padang.
Selama di perantauan
di Osaka sini, saya yang orang Padang, sering diidentikan oleh teman-teman
sebagai orang yang pandai memasak. Katanya kalau orang Padang, ya pintar
membuat masakan Padang. Di masa lalu, seorang laki-laki...
Read more